iklan banner web
Produk Unggulan Temukan produk unggulan kami di sini Find out More

Belajar Arduino Bagi Pemula

Elektronika itu mudah, sederhana dan menarik…..!

Hey Bali…..Hey Elektro Mania sejati, proyek apa yang sedang anda kerjakan hari ini? Apa progresnya sudah mendekati uji coba? Karena detik detik inilah para master akan merasakan aliran darah yang bergetar ke seluruh tubuh jika telah berhasil, kalau belum ulangi lagi dan oprek-oprek sampai bisa. Elektronika itu ilmu pasti, jadi tidak ada alasan untuk tidak bisa. Sembari membuat proyek elektronika, saya yang masih awam elektronika mau sedikit berbagi tentang salah satu keilmuan elektronika yaitu Arduino silahkan klik https://www.arduino.cc untuk web resminya. Bagi para pemula silahkan simak artikel berikut dengan seksama. Mari belajar Arduino dari awal.

Apa itu Arduino?

Arduino adalah pengendali mikro single-board yang bersifat open-source (bebas dikembangkan), diturunkan dari wiring platform, dirancang untuk memudahkan  penggunaan elektronik dalam bidang hardwarenya  memiliki prosesor Atmel AVR dan softwarenya memiliki bahasa pemrograman sendiri (sejenis bahasa C++). Arduino sendiri artinya teman yang berani dari bahasa Italia. Sejarah Arduino bisa anda baca selengkapnya di situs Wikipedia Indonesia ya…!

Arduino berkembang dengan cepat karena sifatnya open-source baik hardware maupun pemrogramannya. Syntak yang mirip bahasa C ini juga telah disederhanakan sehingga bagi kaum awam elektronika pun akan menjadi ahli dengan mudahnya. Diberbagai negara telah menggunakan Arduino sebagai prototyping perangkat lektronika mutakhir sampai NASA pun telah mengembangkannya. Bagaimana dengan Indonesia?

Proyek Arduino Membuat Sensor LPG yang dapat digunakan untuk mendeteksi kebocoran gas di rumah anda

Saya juga masih awam dalam bidang Arduino tetapi saya sangat senang berbagi ilmu tentang apa yang sudah saya kerjakan sebagai hobies saya. Proyek arduino pertama saya adalah membuat pendeteksi kebocoran gas LPG menggunakan sensor MQ-6. Cara kerja dari alat ini adalah saat terdeteksi kebocoran gas sedang maka kipas akan menyala, jika gas semakin bocor maka alarm akan menyala kencang. Sehingga para ibu-ibu akan diberikan peringatan bahwa ada tanda bahaya di dapur. Konsep yang sederhana tetapi sangat bermanfaat. Yukk lihat bagaimana rangkaian dan pemrogramannya menggunakan Arduino ini.

sensor gas arduino

Jika anda tertarik belajar arduino proyek sensor gas LPG silahkan siapkan beberapa alat pendukung seperti:

  1. arduino uno
  2. sensor gas LPG MQ-6
  3. Kipas DC 12v
  4. Busser 12V
  5. Relay
  6. Transistor BD 139
  7. Beberapa resistor dan kawat penghubung

Agar lebih mudah berikut kami berikan listing pemrogramannya, silahkan dimodifikasi sendiri. Tenang saja program ini telah kami coba sebelumnya dan berjalan dengan baik. Selamat berkreasi…!

// Program sensor gas MQ-6 dengann arduino-uno
// Created by Heybali.com @2015

// PIN yang digunakan:
const int analogInPin = A0;  // Variabel analogInPin sama dengan PIN A0 yaitu ADC0 yaitu PIN masuknya sinyal dari sensor MQ-6
const int fanPin = 13;       // Variabel fanPin sama dengan PIN 13 yaitu PORT output untuk menggerakkan kipas DC 12V
const int buzPin = 12;       // Variabel buzPin untuk mengaktifkan buzzer

int sensorValue = 0;         // Variabel untuk membaca data dari sensor melalui analogInPin

void setup() {
// Inisialisasi serial port dengan baudrate 9600 bps:
Serial.begin(9600);        // Perintah untuk memulai interface serial port
pinMode(fanPin, OUTPUT);   // Setup fanPin sebagai keluaran
pinMode(buzPin, OUTPUT);   // Setup buzPin sebagai keluaran
}

void loop() {

sensorValue = analogRead(analogInPin);  // Perintah untuk membaca data ADC:

if (sensorValue >= 300 )                // Jika sensorValue lebih besar dari sama dengan 300 maka?
{
digitalWrite(fanPin, HIGH);           // Kipas ON (hidup) –> Keluarkan sinyal logika 1 (high) ke port fanPin
digitalWrite(buzPin, HIGH);           // Buzer ON
}
else if (sensorValue <= 150)            // Jika sensorValue kurang dari sama dengan 150 maka?
{
digitalWrite(fanPin, LOW);            // kipas OFF (mati)–> Keluarkan sinyal logika 0 (low) ke port fanPin
digitalWrite(buzPin, LOW);            // Buzer OFF
}
else                                    // Jika sensor Value diantara 150 sampai 300 maka?
{
digitalWrite(fanPin, HIGH);           // Kipas ON
digitalWrite(buzPin, LOW);            // Buzer OFF
}

// Tampilkan data sensor ke derial monitor:
Serial.print(“sensor = ” );
Serial.println(sensorValue);

delay(10);                               // Tunggu selama 10 detik sebelum program diulangi lagi
}

 

Jika anda masih bingung belajar arduino silahkan hubungi kami di 085888833589 menerima jasa pembuatan proyek elektronika dan kontrol.

Silahkan lihat proyek yang telah kami buat, artikelnya menyusul ya…

KLIK untuk melihat artikel lainnya:

http://www.heybali.com/jasa-pembuatan-tugas-akhir-elektronika/

Belajar Arduino Bagi Pemula
Written by: admin
Rating: 4.8

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *