fbpx
Produk Unggulan Temukan produk unggulan kami di sini Find out More

Cara Membuat UPS sendiri di rumah untuk listrik darurat bagian 2

Cara Membuat UPS sendiri di rumah untuk listrik darurat bagian 2

Jika belum membaca artikel Cara Membuat UPS sendiri di rumah untuk listrik darurat bagian 1 bisa skip dulu artikel ini ya. Pada artikel sebelumnya telah dijelaskan pengertian UPS dan jenisnya secara umum. Pada bagian kedua ini kita akan membahas rangkaian UPS menggunakan arduino pro mini sebagai pengendali utamanya.

Cara Membuat UPS sendiri di rumah untuk listrik darurat bagian 2 menjelaskan bagaimana cara kerja detail dari rangkaian UPS yang akan kita rancang nanti. Rangkaian UPS berbasis arduino terdiri dari beberapa blok rangkaian diantaranya:

  1. Rangkaian pengendali, disini kita menggunakan arduino pro mini
  2. Rangkaian sensor, seperti sensor arus, tegangan dan panas
  3. Rangkaian driver dan power mosfet inverter
  4. Rangkaian driver dan power mosfet charger
  5. Rangkaian feedback inverter
  6. Rangkaian indikator LED
  7. Rangkaian kipas DC
  8. Rangkaian regulasi tegangan

Rangkaian pengendali arduino pro mini

Rangkaian pengendali arduino berfungsi sebagai kendali keseluruhan sistem, membaca sensor tegangan aki melalui pin A1, membaca sensor arus melalui pin A0 pada source mosfet, sensor suhu melalui pin A3 dan membaca tegangan feedback inverter melalui pin A2. Arduino juga mengontrol output sinyal PWM melalui pin 9 dan 10. PWM berfungsi mengendalikan tegangan menuju ke driver mosfet inverter dan charger aki sinyal PWM pada pin 4. Selain itu ada juga pengontrol kipas DC, sakelar / push botton, dan led indikator.

Rangkaian sensor tegangan, sensor arus dan sensor panas

Rangkaian sensor pada rangkaian UPS menggunakan metode voltage devider agar bisa membaca tegangan dibawah 5 volt. Sedangkan sensor arus menggunakan metode yang sama tetapi hanya menggunakan R-shunt dengan reistansi kecil atau bisa dengan kawat tembaga saja. Sensor panas memanfaatkan NTC sebagai pengganti resistor pada rangkaian voltage devider. Rangkaian sensor tersebut bisa dilihat pada gambar di bawah ini.

Rangkaian driver dan power untuk rangkaian inverter maupun charger aki

Rangkaan driver merupakan penguat awal untuk mendapatkan sinyal yang cukup untuk power mosfet. Mosfet mempunyai parameter yang disebut dengan Vgs (Tegangan Gate Source) yang rata-rata 10 volt. Rangkaian driver ini berfungsi untuk menjaga agar tegangan Vgs selalu stabil. Kita bisa lihat rangkaian driver para rangkaian UPS ini menggunakan opto-coupler agar rangkaian arduino dan power terisolasi. Dengan adanya opto-coupler, kerusakan pada power mosfet tidak akan merembet ke arduino atau kendali utamanya.

Cara membuat UPS sendiri di rumah

 

0Shares

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.