Produk Unggulan Temukan produk unggulan kami di sini Find out More

Pakaian Adat Bali – Busana Bali

pakaian adat bali agung

pakaian adat bali agung

Pakaian adat atau busana Bali mempunyai keragaman bentuk sesuai dengan tempat dan budaya daerah masing – masing struktur sosial dan ekonomi. Busana Bali pria umumnya terdiri dari :

  • Udeng (ikat kepala)
  • Kain kampuh
  • Umpal (selendang pengikat)
  • Kain wastra (kemben)
  • Sabuk
  • Keris
  • Beragam ornamen perhiasan

Sering pula dikenakan baju kemeja, jas dan alas kaki sebagai pelengkap. Dan busana Bali wanita umumnya terdiri dari:

  • Gelung (sanggul)
  • Sesenteng (kemben songket)
  • Kain wastra
  • Sabuk prada (stagen), membelit pinggul dan dada
  • Selendang songket bahu ke bawah
  • Kain tapih atau sinjang, di sebelah dalam
  • Beragam ornamen perhiasan

Sering pula dikenakan kebaya, kain penutup dada, dan alas kaki sebagai pelengkap.

Pakaian adat Bali atau busana Bali di bagi menjadi tiga menurut waktu penggunaannya. Pakaian adat Agung yang biasanya digunakan saat upacara pernikahan, dan potong gigi. Pakaian adat Upacara biasanya digunakan saat melaksanakan upacara persembahyangan ke pura dan terakhir pakaian adat Madya yang digunakan saat melakukan kegiatan sehari-hari.

Pakaian adat busana Bali memiliki arti keindahan bagi sang pemakainya. Saat melakukan pernikahan digunakan pakaian adat agung dengan warna yang cerah dan menawan yang mencirikan kebahagian, kegembiraan bagi kedua calon mempelai. Saat melakukan persembahyangan pakaian adat bali yang digunakan cenderung warna putih dan kuning yang mencirikan kesucian diri saat menghadap yang maha kuasa (Sang Hyang Widhi). Berbeda halnya saat terjadi upacara pitra yadnya seperi kematian, dan ngaben yang cenderung menggunakan busana adat berwarna gelap seperti hitam yang mencirikan adanya kedukaan atau penderitaan.

Tentunya hal tersebut hanya simbolis semata, hal yang terpenting dari memaknai busana adat Bali adalah jiwa kita bisa terbawa suasana yang baik dan harmonis. Saat ke pura melakukan persembahyangaan dengan warna putih dan kuning diharapkan pikiran kita fokus hanya kepada-NYA. Bisa penulis katakan bahwa pakaian kita sendiri hanya sebagai pengingat agar tetap sadar akan tujuan utama kegiatan tersebut.

Demikian artikel tentang pakaian adat Bali atau busana Bali dengan corak dan keragamannya. Di Bali sendiripun ada penyewaan khsusus untuk pakaian adat Bali ini karena seperti pakaian adat agung harganya sangat mahal sekali. Sehingga jika ada upacara pernikahan biasanya sewa pakaian.

Menyinggung pakaian adat bali lihat juga kain endek bali yang merupakan pakaian khas dari Bali berupa kamben. Kain endek Bali atau kain tenun ini sangat diminati oleh masyarakat Bali maupun luar Bali. Lihat artikel lengkap tentang kain endek bali di sini. Sebelum melakukan payas agung sebaiknya melakukan luluran dengan lulur asli Bali yaitu lulur Bali Klasik.

 

Pakaian Adat Bali – Busana Bali
Written by: admin
Rating: 4.8

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.